pengalaman mahasiswa it

6 Hal Yang Sering Dialami Mahasiswa IT

Ketertarikan seseorang akan teknologi atau komputer membuat orang yang baru lulus sekolah setingkat SMA ingin menlanjutkan kuliah di jurusan Teknik Informatika atau jurusan lain yang sejenis sehingga memiliki pengalaman mahasiswa sebagai mahasiswa IT.

Karena Jurusan IT merupakan salah satu jurusan terbaik dan terfavorit di Indonesia. Tapi tidak semua orang yang masuk jurusan IT karena benar-benar minat untuk mempelajari ilmu tentang komputer.

Ada yang dikarenakan prospek kerja dengan gaji yang menggiurkan, ada juga yang masuk karena alasan ngikut temen. Di perguruan tinggi, mahasiswa jurusan IT adalah masiswa yang paling dicari oleh mahasiswa lain, karena apa?.

Mahasiswa IT memiliki segudang mata kuliah tentang teknologi , sehingga belajar tentang banyak hal tentang komputer seperti bongkar PC, bongkar laptop, bongkar HP dan bikin aplikasi, jadi sering diaggap kaya tukang servis aja.

Bahkan mahasiswa IT dianggap bisa menggunakan segala aplikasi yang ada di komputer seperti editing foto/video sampai dianggap bisa ngehack apapun XD.

Inilah 7 pengalaman suka duka yang cuma dirasakan oleh kalian yang merasa pernah atau sedang menjadi mahasiswa IT.

1. Sering Dianggap Manusia Introvert

pengalaman mahasiswa it

pixabay.com

Bagi kalian yang sudah merasakan dunia kampus atau malah sedang menjalaninya. Kalian pasti tahu bagaimana rasanya mendapatkan tugas setiap hari.

Semua jurusan tentunya merasakan hal yang sama, tapi tingkat kesulitannya berbeda-beda. Begitu juga yang terjadi sama mahasiswa IT.

Mungkin bagi kalian mahasiswa teknik pasti mengetahui bagaimana tingkat kesulitan tugas para mahasiswa teknik. Harus membuat gambar teknik, desain dan rancangan untuk tugas projek yang dibuat dengan tingkat ketelitian yang tinggi.

Bagi mahasiswa IT tugas yang umum dikerjakan adalah tugas membuat aplikasi yang mengharuskan mereka menyelesaikannya tepat waktu.

Apalagi tugasnya selalu berhadapan dengan laptop, itulah yang kadang membuat orang lain memandang mahasiswa IT sebagai para Introvert.

2. Menjadi Tempat Reparasi Laptop dan Smartphone

pengalaman reparasi laptop

pixabay.com

Mahasiswa jaman sekarang sangat berbeda dengan mahasiswa jamannya pak Harto. Bagi mahasiswa jaman sekarang mungkin tidak setuju dengan istilah “Enak Jamanku Toh ?”.

Karena jaman dulu itu belum ada laptop dan internet mengerjakan tugaspun harus repot-repot mencari buku di perpustakaan. Selain itu juga  mengerjakannya pakai mesin ketik manual yang suaranya berisik.

Berbeda dengan jaman sekarang yang mungkin bisa dibilang serba mudah, ngerjain tugas cukup di kamar kos. Sambungkan laptop atau kadang juga cukup pakai smartphone ke internet, cari artikel di google,tinggal copas deh XD. Usahakan jangan tiru kebiasaan buruk ini ya.

Nah, karena mayoritas mahasiswa itu mempunyai laptop, mereka juga sering mengalami trouble atau kerusakan pada laptop mereka.

Permasalahan ini jadi ladang penghasilan para mahasiswa IT.

Bagi mereka yang mengalami masalah dengan laptopnya, untuk memperbaikinya mereka kadang mencari mahasiswa IT untuk memperbaikinya.

Dari situ para mahasiswa IT bisa mendapatkan komisi dari apa yang mereka perbaiki, dengan melakukan instal ulang os windows saja sudah bisa dapat Cepek, lumayan kan .

Tidak hanya laptop, smartphone bahkan printer pun juga bisa mereka perbaiki.

Namun, ada saja yang hanya memanfaatkan temannya yang mahasiswa IT. Sehingga mereka bisa memperbaiki laptop atau smartphone mereka secara gratis.

Kadang cuma dibayar dengan traktiran doang, mungkin bagi yang memperbaiki gak masalah, tapi yang minta diperbaiki kadang gak tahu diri juga.

3. Jasa Desain Gratis

pengalaman mahasiswa desain gratis

aruskata8.wordpress.com

Dalam dunia kampus pasti ada yang namanya organisasi. Ada berbagai macam jenis organisasi, puluhan bahkan ratusan, karena setiap program studi mempunyai organisasi lebih dari satu.

Diatas program studi ada tingkat jurusan, diatas tingkat jurusan ada tingkat fakultas dan yang paling tinggi ada tingkat universitas.

Bahkan bagi yang pecinta organisasi sampai mengikuti organisasi di luar kampus (organisasi eksternal), dari organisasi sosial sampai organisasi masyarakat.

Setiap organisasi sering mengadakan event, hampir setiap bulan pasti ada puluhan event dari berbagai organisasi baik internal ataupun eksternal kampus.

Setiap menyelenggarakan event pasti ada yang namanya pamflet, liflet, spanduk, banner, dekorasi, dll.

Nah, di situ pasti mahasiswa IT yang disuruh untuk mendesain semuanya, dan biasanya bagian seksi dekdok (dekorasi dan dokumentasi) pasti ada mahasiswa ITnya.

Jika sekali desain langsung beres tidak masalah, namun seringnya dari panitia yang lain minta untuk direvisi. Entah itu warna, font atau gambar, sehingga harus melakukan perombakan berulangkali.

Kalau bayar mah gak masalah, lha ini GRATIS. hmmmm………. XD. (pengalaman mahasiswa IT yang cukup memperihatinkan.

Kadang tuh sakitnya disini ……………. (isi sendiri ya, hahah )

Sebenernya sih gak masalah, kalau memang dia bagian dari panitianya. Parahnya kalau bukan panitia dimintai bantuan buat bikin desain, kesel juga tentunya.

Tapi ambil sisi positifnya aja, kan bisa dijadiin portfolio :D.

4. Error Compile Code

pengalaman mahasiswa error code

pixabay.com

Orang awam akan bertanya-tanya apa itu compile code ? kalau gak tau artinya silakan kunjungi aja wikipedia tentang  compile code.

Menurut mahasiswa IT compile code merupakan suatu hal yang menegangkan, tegangnya seperti jomblo mau ketemu sama gebetannya.

Tahap pengujian pada kode yang dibuat, apakah bisa berjalan atau malah error,  itulah yang dinamakan compile code.

Sebagian besar tugas Mahasiswa IT adalah membuat aplikasi, entah itu berbasis Komputer, Web, Microcontroller ataupun mobile. Semua itu pasti ada yang namanya compile code untuk bisa membuat aplikasi.

Bagi kalian Mahasiswa IT pasti sering mengalami error compile code saat mau running code. Tidak sedikit yang merasa stuck tidak bisa memperbaiki error yang terjadi.

pengalaman mahasiswa it

pixabay.com

Berikut ini pengalaman Mahasiswa IT yang sering dirasakan jika terjadi error compile code :

1. Panik dan stress mendadak, sampe keringat dingin segede-gede jagung pada netes, apalagi dosen atau asisten lab nya ehm…(tulis sendiri XD)

2. Heboh ngomel sendiri gak jelas, sambil tengak tengok kanan kiri, berharap teman – teman lain juga mengalami hal serupa xixixi

3. Teriak-teriak manggil asisten lab atau teman yang dianggap jago untuk minta tolong, tanpa melihat error nya apa, seolah-olah ada gempa besar datang emoticon-Smilie

4. Diam dan pasrah….tanpa berbuat apa-apa, mungkin menunggu bantuan datang yang entah dari mana, atau program bener dengan sendiri nya….(ini gak mungkin)

5. Cuek, nah ini mungkin karena udah males, atau capek, atau….jangan-jangan dia salah ambil jurusan

6. Stay cool, biasa aja dan mencoba dengan pikiran tenang menelusuri baris demi baris program nya, dicek di mana salahnya berbekal error yang muncul, tak lupa sambil terus berdoa dan meminta pertolongan pada yang bisa….

5. Bisa Banyak Bahasa

pengalaman mahasiswa it bisa banyak bahasa

pixabay.com

Percaya gak para Mahasiswa IT itu bisa banyak bahasa ?.

Yang memiliki jiwa IT tulen pasti bisa menggunakan bahasa Inggris, minimal pasive, baca dan tulis aja yah bisa bicara dikit-dikitlah.

Karena kebanyakan materi dan tutorial juga menggunakan bahasa inggris sehingga membuat pengalaman mahasiswa IT tentang B.inggris lebih dari pengalaman mahasiswa jurusan lainnya.

Selain bahasa inggris Mahasiswa IT juga bisa menggunakan bahasa pemrograman. Sudah jelas lah, karena bahasa pemrograman adalah bahasa wajib anak IT, kalau gak bisa, gak bakal bisa bikin program atau aplikasi.

Bahasa Pemrogramannyapun ada banyak, diataranya :

pengalaman mahasiswa it

readwrite.com | Bahasa Pemrograman

Java, Phyton, C, C++, C#, Ruby, Javascript, PHP, HTML, GO, SWIFT dan masih banyak lagi. Namun tidak semua bahasa pemrograman bisa di kuasai oleh mahasiswa IT.

Yang penting bisa banyak bahasa kan, hehehe :D.

6. Memperbanyak Masalah

Dalam membuat aplikasi tidak semudah membalikkan telapak tangan begitu saja. Harus melalui banyak halangan dan rintangan yang menghadang, namun tak jadi beban pikiran.

pengalaman mahasiswa it

freepik.com

Sebelum membuat program pertama-tama harus mempersiapakan alat perangnya, yaitu laptop, aplikasi editor kaya notepad.

Kadang tuh belum nyalain laptop udah ada masalahnya aja kaya mati lampu, internet mati dan bisa aja laptopnya malah yang mati.

Kalaupun internet nyala dan laptop berjalan lancar kadang aplikasi editornya yang bermasalah, ngehang lah.

Ada juga pas udah koding malah kodenya yang error. 

Niatnya bikin aplikasi buat mengatasi masalah malah bikin banyak masalah, XD.

Yaa itulah hal-hal yang sering dirasakan oleh para mahasiswa IT, menjadikan memiliki pengalaman mahasiswa yang cukup unik dari mahasiswa yang lain, kadang ada yang bikin senang kadang juga yang bikin kesel.

Itulah hidup, jadi apapun yang penting kita syukuri saja.

See you on next article……:D

Ayo Komentari Artikel Ini